Vitandut’s Weblog

Juli 15, 2008

PERBEDAAN TEKNOLOGI DIGITAL DAN TEKNOLOGI ANALOG

Filed under: 1 — vitandut @ 3:36 pm

PERBEDAAN TEKNOLOGI DIGITAL DAN TEKNOLOGI ANALOG



Teknologi Informasi merupakan sebuah kebutuhan yang sangat penting di era digitalisasi informasi. Hampir di semua sektor di dunia kerja mulai dari institusi pendidikan, instansi pemerintah sampai dengan dunia industri, teknologi informasi diterapkan dan didayagunakan.Teknologi Informasi berkembang dengan sangat cepat selama beberapa tahun belakangan ini. Berbagai alat, aplikasi, jaringan dan infrastuktur mengalami kemajuan. Secara kasat mata, dapat dilihat bahwa banyak alat-alat baru yang berfungsi untuk menunjang kebutuhan untuk berkomunikasi. Masyarakat mulai fasih menggunakan internet, komputer, laptop, dan sebagainya. Masyarakat juga mulai terbiasa dengan Yahoo, Google, Wikipedia, Detik.com dan berbagai situs-situs lainnya yang berguna dalam berbagai keperluan sehari-hari. Perkembangan teknologi informasi ini berfungsi mempermudah, mempercepat, atau memberikan alternatif lain bagi pilihan berkomunikasi.

Perkembangan teknologi ini tentu saja mempunyai dampak terhadap sikap orang dalam berkomunikasi. Perkembangan HP, komputer, dan laptop yang didukung juga oleh perkembangan aplikasi pendukung seperti email, situs komunitas sosial, blog dan sebagainya telah merubah cara sebagain orang berkomunikasi. Komunikasi tatap muka digantikan dengan komunikasi jarak jauh. Surat pos digantikan dengan email. Suratkabar mulai digantikan media online seperti detik.com. Prof. Alwi Dahlan menyebutkan bahwa pembaca surat kabar ternyata adalah orang-orang yang lebih dewasa, yang mempunyai kebiasaan membaca Koran sejak muda. Sedangkan anak-anak muda lebih suka mencari informasi lewat media online. Perubahan inilah yang mendorong penulis untuk melihat lebih dalam dampak-dampak dari perkembangan teknologi terhadap cara orang berkomunikasi. Semakin tingginya aksesibilitas, serta semakin murahnya harga alat-alat teknologi komunikasi mendorong orang untuk semakin menggunakan teknologi dalam proses pertukaran makna (komunikasi).

Teknologi adalah aplikasi pengetahuan untuk keperluan praktis dalam hidup manusia; untuk merubah dan memanipulasi lingkungan. Sedangkan komunikasi adalah pertukaran makna antar individu dalam suatu sistem simbol. Teknologi Komunikasi berarti aplikasi pengetahuan untuk keperluan praktis yang berkaitan dengan pertukaran makna (komunikasi). Teknologi Komunikasi berbeda dengan Teknologi Informasi. Teknologi Informasi berfokus ke faktor-faktor teknis seperti system komputer, aplikasi, dan sebagainya. Makalah ini adalah analisis bagaimana komunikasi interpersonal terjadi di dunia maya. Penulis ingin menggali, apakah ada perbedaan cara-cara berkomunikasi, bahasa yang digunakan, dan bahan pembicaraan antara komunikasi interpersonal yang dilakukan di dunia nyata dengan dunia maya.

Seiring berjalannya waktu teknologi analog mengalami perubahan.
Beberapa contohnya adalah yang dahulu kita mendengarkan musik lewat radio,Sekarang dapat kita dengarkan melalui MP3 dan dulu kita memotret dengan kamera analog dan sekarang kita memotren dengan kamera digital yang semakin berkembang. Perkemangan teknologi ini berkembang sangat memberikan dampak baik dalam perkembangan teknologi. Banyak orang yang merasa sangat dibantu dengan adanya perkembangan teknologi.Teknologi analog masih menggunakan unsure-unsur yang sedikit rumit di banding digital. Karena teknologi digital lebih peraktis digunakan dan memberi kemudahan dalam menggunakannya, Jadi lebih praktis.

Dalam perkembangan teknologi analog ke teknologi digital sangat mengalami proses yang panjang. Dapat kita ambil contoh perkembangan kamera yang biasanya digunakan oleh suatu perusahan yang ada di Indonesia.Penggunaan kamera pengintai di salah satu perusahan,misalnya,sebagian besar masih menggunakan kamera analog yang seringkali mengalami persoalan untuk mengendalikan dan menggabungkannya menjadi kesatuan sistem keamanan yang terintegrasi.

Bagi berbagai perusahaan yang sudah menggunakan sistem pengamanan kamera video berbasis analog, menghadapi kesulitan untuk mengintegrasikan dengan kemajuan teknologi digital, karena akan menambah investasi yang tidak sedikit. Di sisi lain, kalau harus ada penambahan sistem kamera keamanan baru, persoalan pun muncul karena menyangkut berbagai hal untuk bisa memasukkan peralatan ke dalam sistem yang sudah ada.

Untuk menyatukan keseluruhan sistem kamera keamanan dalam sistem analog memerlukan perangkat tambahan yang jelas memerlukan biaya tambahan. Umumnya, ketika menggunakan kamera analog dalam jumlah banyak kira-kira lebih dari 10, diperlukan perangkat seperti DVR (Digital Video Recording) untuk bisa menayangkan gambar kamera video dalam layar monitor pemantauan.

Persoalan muncul ketika sistem keamanan kamera analog ini perlu ditambah dan diperluas sesuai dengan berkembangnya persepsi sistem keamanan yang ingin dikembangkan perusahaan. Persoalan lain yang muncul adalah sistem keamanan berbasis teknologi analog ini tidak memiliki keleluasaan, karena harus dimonitor dari lokasi tertentu saja.

Perkembangan sistem keamanan kamera video analog mengajarkan kita bahwa pola ini tidak cocok untuk mengembangkan keamanan terpadu, di mana semua unsur di dalam perusahaan tidak bisa masuk dalam sistem keamanan melekat. Di sisi lain, biaya kepemilikannya pun menjadi mahal dengan perawatan yang sangat tinggi.

Kemajuan teknologi memang menjadikan kamera sebagai perangkat penting yang ikut berkembang pesat memanfaatkan berbagai kemajuan yang bisa dihasilkan, serta memberikan perspektif baru dalam mengembangkan sistem keamanan berbasis video digital. Salah satu Perusahaan asal Taiwan, QNAP Systems Inc yang bergerak di bidang solusi penyimpanan dan kemanan data digital dalam sistem jejaring digital, misalnya, memperkenalkan produk baru yang disebut VioServer-5 sebagai server video digital yang mampu mengintegrasikan sistem digital dan analog menjadi sebuah kesatuan.

Dilengkapi dengan perangkat antarmuka VioGates yang bisa terkoneksi ke empat buah kamera analog, server video buatan QNAP ini bisa diakses melalui jejaring digital baik intranet maupun internet, sehingga memperluas dan mempertajam sistem keamanan melekat pada perusahaan, karena bisa diakses dari mana pun.

Yang menyenangkan dari VioServer-5 yang mampu untuk memuat sekitar delapan perangkat antarmuka VioGates, bisa terhubung ke 32 buah kamera analog, instalasinya yang sederhana, aplikasi monitor yang intuitif menampilkan keseluruhan kamera, serta sistem prosesornya yang mempercepat kehadiran video dalam waktu sesungguhnya.Sistem QNAP ini menjadi bagian penting pengelolaan keamanan perusahaan atau kantor, bahkan rumah, karena total biaya kepemilikan menjadi rendah, bisa menggunakan kamera analog yang sudah dimiliki. Selain itu, ketika harus menambah perangkat kamera video keamanan baru, pilihannya puna menjadi luas, tidak lagi terbatas pada kamera analog tapi juga kamera digital.Dan ketika harus menggelar kabel koaksial untuk menghubung kamera video analog pun tidak memiliki batas. Dalam percobaan Kompas, kamera analog pernah terhubung sepanjang lebih dari 150 meter, dan kualitas yang mampu ditayangkan oleh VioServer-5 ini tetap mengagumkan.Produk VioServer-5 adalah cerminan kemajuan teknologi komunikasi informasi yang mejembatani dua teknologi yang berbeda menjadi sebuah kesatuan yang utuh. Dan kamera video di era digitalisasi sekarang ini adalah bagian yang tidak terpisahkan.

Perkembangan teknologi akan semakin berkembang,tidak akan berhenti begitu saja. Karena teknologi saan ini merupakan salah satu alat untuk mempermudah seseorang dalam melakukan sesuatu baik berupa perkerjaan formal dan non formal.teknologi akan berkembang setiap harinya. Semakinkeepan semakin banyak perubahan yang akan dapat dinikmati khalayak ramai.

Teknologi Digital mempunyai kelebihan dan kelemahan:

Kelebihan

v Memberikan kemudahan dalam penggunaan

v Error selaludapat di koreksi

v Memproduksi data terbatas

Kelemahan

v Malas berfikir

v Tidak tahan lama

v Memerlukan singkronasi.

Teknologi analog mempunyai kelebihan dan kekurangan:

Kelebihan

v Tdak mudah dimakan usia

v Biaya yang digunakan murah

v Hasil yang didapatkan dapat diuji ketepatannya

Kelemahan

v Tidak efesien

v Lambat pengoperasiannya.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: